Musim 2015-2016 menjadi musim yang luar biasa bagi pemain Leicester City, Jamie Vardy. Selain mengantarkan klub papan bawah secara mengejutkan menjuarai Premier League, Vardy juga berhasil mencetak 22 gol di Premier League dan hanya kalah satu gol dari top skorer Harry Kane. Tidak hanya itu saja ia sukses mengukir sejarah di ajang sepakbola tertinggi di Britania Raya tersebut dengan mencetak gol dalam 11 pertandingan berturut-turut memecahkan rekor yang pernah di buat oleh ruud van nistelrooy.
Padahal Enam tahun yang lalu, Jamie Vardy hanya bermain untuk sebuah klub sepakbola amatir bernama Stocksbridge Park Steels di divisi tujuh Inggris, dan ia bekerja paruh waktu (Part time) di sebuah pabrik obat. Gaji dia di klub saat itu bahkan tidak sanggup untuk membiayai biaya makannya saat itu sehingga ia masih harus bekerja di pabrik.
Cerita hidup Vardy yang bak sebuah dongeng Cinderella memang sangat menarik perhatian, awal kisah dimulai ketika dia berusia 16 tahun ia diusir oleh klub tempatnya berlatih Sheffield Wednesday karena dianggap berbadan terlalu kecil. Ia kemudian memutuskan menjauhi sepakbola dan fokus untuk kuliah di kampus setempat.
Berkat kecintaannya di dunia sepakbola, ia akhirnya kembali bermain bola dengan bergabung ke tim amatir Stocksbridge Park Steels, ketika di tim tersebut ia selalu datang pertama ketika berlatih dan pulang terakhir. Saat itu ia juga pernah terlibat masalah dengan memukul remaja yang mengejek temannya alhasil ia dihukum oleh pengadilan tidak boleh keluar melewati jam 18.30 dan diwajibkan mengenakan penanda elektronik.
Setelah hukuman itu ia tidak dapat bermain penuh bersama klubnya, dan hanya dapat bermain setengah babak karena jika bermain penuh maka akan melanggar aturan jam malam baginya. Pada saat itu ia harus berlari melompati pagar untuk pulang sebelum jam 18.30.
Jamie Vardy sendiri mengakui masa-masa mudanya sangat berat, demi mencukupi kebutuhan sehari-hari pada siang hari ia harus bekerja di pabrik dengan gaji 45 Dollar perminggu, kemudian bermain bola pada malam hari. Ia kemudian pindah ke Halifax Town sebelum pindah lagi ke Fleetwood Town. Di klub inilah karirnya mulai mencuat ia terkenal ngotot dan tanpa menyerah dalam mengejar bola sehingga mencuri perhatian klub-klub profesional di Inggris.
Pada tahun 2012 Leicester City akhirnya meminangnya dengan harga 1 juta Poundsterling, ia sukses membawa Leicester City Promosi ke Premier League pada tahun 2014. Di musim 2015-2016 menjadi musim terbaiknya dengan berhasil menciptakan sejarah mengantarkan klub yang sama sekali tidak diperhitungkan Leicester City menjuarai Premier League.
Kisahnya berlanjut dengan dipanggilnya ia memperkuat tim nasional Inggris, ia berhasil mencetak gol cantik saat Inggris menaklukkan Jerman 3-2. Kisah hidupnya sangat disukai oleh para pengemar sepakbola di seluruh dunia sehingga menarik minat Hollywood untuk memfilmkannya. Agen bola terpercaya
Vardy yang memulai karir dari nol diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pemain-pemain muda maupun pemain-pemain yang memulai karir dari bawah. Film yang akan mengangkat kisah Jamie Vardy rencananya akan diperankan oleh salah seorang personil One Direction Louis Tomlinson, sebelumnya beredar kabar sosok Vardy dalam film akan diperankan oleh Brad Pitt.

No comments:
Post a Comment